Dulu, latihan kita simpel. Lari pagi, rasain badan, stop kalau capek. Sekarang? Sebelum kasur kaki, aplikasi di jam tangan udah ngasih laporan tidur. Baru mau lari, digital coach-nya kasih tahu: “Hari ini interval run, 5 set 800 meter dengan target pace 5:30/km.” Dia tahu detak jantung kita, pola pemulihan, bahkan cuaca besok. Luar biasa, ya. Tapi …








